Salah seorang perempuan cantik dan muda, berstatus sebagai mahasiswi di Univesitas Papua (UNIPA) Manokwari, Papua Barat, jurusan Satra Inggris, semester III. Ia memiliki kebanggaan dan keberanian yang besar atas membangun dan mengembangkan Noken sebagai warisan nenek moyang orang Papua yang harus ditingkatkan oleh generasi Papua yang ada kini dan yang akan datang.
Ia sendiri kini masih berusia 19 Tahun, iapun tidak memilih untuk menghabiskan waktunya bersenang- senang bersama Teman-teman sebayanya namun lebih memilih menghabiskan sisa waktu kosong untuk berkampanye di sosial media facebook, mengajak Teman-temanya dan semua Anak-anak muda Papua agar mereka tidak boleh melupakan identitas mereka.
"Mari kita semua sama-sama menjaga dan melestarikan lagi budaya Noken Papua, sehingga Noken bukan hanya dikenal saja tetapi bisa juga di miliki dan digunakan. Dalam kehidupan Sehari- hari. Karena Noken banyak fungsinya. Contoh: Buat mengisi belanjaan, buat menggendong anak, mengisi Buku-buku, dll. Jadi mari kita sebagai generasi muda Papua, jangan kita menggunakan produk tas dari luar Papua tetapi menggunakan Noken yang adalah hasil buatan tangan sendiri dari “Mama- Mama Papua”.